Pada Rabu, 25 Juni 2025 pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Gedung Perkuliahan Lantai 4, Wing E, digelar workshop bertajuk “Membangun Proposal yang Relevan, Valid, dan Etis: Pendekatan Kualitatif”. Acara ini menghadirkan Dr. Elyanti Rosmanidar, SE., M.Si. sebagai pemateri utama, salah satu seorang akademisi terkemuka di Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi sebagaimana diketahui luas keilmuannya dalam metode penelitian kualitatif. Workshop ini juga dihadiri oleh peserta mahasiswa aktif semester 6 Akuntansi Syariah yang merupakan peneliti pemula untuk berpartisipasi dalam sesi diskusi interaktif.
Workshop dibuka oleh Ketua Program Studi Akuntansi Syariah Agustina Mutia, S.E., M.EI. yang memberikan sambutan hangat dan menekankan pentingnya penyusunan proposal penelitian yang metodologis serta nilai-nilai akademik.
Setelah itu Dr. Elyanti memulai pemaparan mengenai tahapan dalam merancang proposal kualitatif yang baik dan benar dengan memantapkan relevansi proposal dengan keilmuan kondisi sosial dan keilmuan terkini, serta merumuskan pertanyaan yang tajam dan tepat sasaran. Selanjutnya pemateri menjelaskan strategi yang memperkuat validitas data melalui triangulasi metode, peneliti, dan sumber informasi.
Pendekatan ini menggunakan paradigma konstruktivisme dan interpretivisme, di mana realitas dianggap sebagai hasil konstruksi pemikiran, bukan hanya fakta objektif. Karakteristik utama fokus pada makna, proses, keaslian, nilai-nilai, keterikatan pada konteks, dan keterlibatan peneliti. Metode kualitatif cocok digunakan jika masalah penelitian belum jelas, ingin memahami interaksi sosial, perasaan individu, atau menyusun teori baru.
Dr. Elyanti turut menampilkan studi kasus nyata dari penelitiannya, memperlihatkan bagaimana setiap elemen proposal saling terkait. Hal ini memberi gambaran konkret tentang proses berpikir ilmiah yang sistematis dan bertanggung jawab. Dan beliau menunjukkan ketiga pilar utama relevensi, validitas dan etika saling mempengaruhi dalam penyusunan proposal yang komprehensif. Tak hanya itu, Dr. Elyanti melengkapi workshop dengan tips praktis menyusun proposal agar mudah dipahami pihak lembaga pendanaan, serta memperkaya teori pendukung melalui kajian literatur sistematis.
Workshop ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada Dr. Elyanti Rosmanidar, SE., M.Si. oleh panitia, disusul sesi foto bersama. Seluruh rangkaian berjalan lancar, memberikan wawasan berharga dan semangat baru bagi peserta dalam menyusun proposal penelitian kualitatif yang kuat, valid, dan etis.
HUMAS FEBI