
Jambi, 17 September 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali menghadirkan kuliah umum dengan tema kebanksentralan. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Bank Indonesia, Nurcahaya, selaku Analis UMKM dan Ekonomi Syariah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi.
Kuliah umum yang berlangsung di Auditorium Chatib Quzwain ini dihadiri oleh 420 mahasiswa baru FEBI serta civitas akademika. Materi yang dipaparkan berfokus pada Sosialisasi Kebanksentralan dan Pengendalian Inflasi, yang menjadi isu penting dalam menjaga stabilitas ekonomi, termasuk peran mahasiswa dalam memahami kebijakan moneter dan kontribusi ekonomi syariah.
Dekan FEBI, Dr. Rafidah, S.E., M.EI., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas sinergi yang terjalin dengan FEBI UIN STS Jambi. Menurutnya, kehadiran BI di tengah mahasiswa baru merupakan kesempatan berharga untuk memperluas wawasan sekaligus membangun literasi keuangan sejak dini. “Kami berharap mahasiswa FEBI dapat mengambil pelajaran dari kuliah umum ini, tidak hanya memahami teori tetapi juga mampu melihat realitas ekonomi yang terjadi di masyarakat. Dengan begitu, mahasiswa siap berkontribusi secara nyata bagi umat dan bangsa,” ujarnya.
Dalam penyampaian materinya, Nurcahaya menjelaskan bahwa pengendalian inflasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan Bank Indonesia, tetapi juga membutuhkan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen literasi ekonomi yang mendorong tumbuhnya kesadaran tentang pentingnya stabilitas harga dalam kehidupan sehari-hari.




Kehadiran Bank Indonesia dalam kuliah umum ini juga menjadi langkah strategis FEBI dalam memperluas wawasan mahasiswa terkait peran bank sentral. Melalui kegiatan ini, FEBI menegaskan komitmennya untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan praktis yang relevan dengan dunia kerja, khususnya di bidang ekonomi dan keuangan syariah.