FEBI Berdampak Gelar Workshop “Smart UMKM” untuk Dukung Pengembangan Usaha
Jambi, 27 Oktober 2027 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar Workshop “Smart UMKM” sebagai upaya mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Kegiatan ini dilaksanakan pada 27 Oktober di Gedung GCR Amfiteater Wing C.
Workshop ini menjadi bagian dari upaya FEBI UIN STS Jambi dalam menghadirkan kegiatan akademik yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi mahasiswa, masyarakat, dan pengembangan kebijakan. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh wawasan mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi, penguatan sumber daya manusia, serta integritas dalam menjalankan usaha di era digital.
FEBI Berdampak: Memberikan Manfaat bagi Mahasiswa, Jambi, dan Kebijakan
Sambutan Dekan FEBI UIN STS Jambi disampaikan oleh Wakil Dekan II FEBI, Dr. Nazori, M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh fakultas perlu memiliki dampak yang jelas dan berkelanjutan.

Terdapat tiga pokok penting yang perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan program FEBI Berdampak. Pertama, kegiatan harus memberikan manfaat bagi mahasiswa, baik dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, maupun kesiapan menghadapi dunia kerja dan dunia usaha. Kedua, kegiatan harus memberikan kontribusi bagi masyarakat Jambi, khususnya dalam mendukung pengembangan ekonomi dan pemberdayaan UMKM. Ketiga, hasil kegiatan diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengembangan kebijakan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan demikian, keberhasilan suatu kegiatan tidak hanya diukur dari terlaksananya acara, tetapi juga dari manfaat yang dihasilkan dan perubahan positif yang dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Workshop Resmi Dibuka oleh Wakil Rektor II UIN STS Jambi
Workshop “Smart UMKM” secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN STS Jambi, Dr. Pahmi, S.Ag., M.Si.

Dalam arahannya, ia menyoroti perubahan kehidupan masyarakat yang semakin bergantung pada teknologi digital. Aktivitas ekonomi, komunikasi, hingga pemasaran produk kini semakin banyak berlangsung di ruang digital yang tidak selalu memiliki bentuk fisik atau batas geografis yang jelas.
Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa pelaku UMKM perlu memahami teknologi sebagai bagian penting dari strategi pengembangan usaha. Pemanfaatan platform digital dapat membuka peluang pasar yang lebih luas, tetapi juga menuntut kesiapan pelaku usaha dalam mengelola informasi, menjaga keamanan, serta membangun kepercayaan konsumen.
Ia juga menekankan bahwa dampak suatu program tidak selalu dapat dinilai secara langsung setelah kegiatan selesai. Dampak membutuhkan proses, pengamatan, dan evaluasi secara berulang, bahkan dalam rentang waktu bertahun-tahun. Oleh karena itu, kegiatan pemberdayaan perlu diikuti dengan upaya berkelanjutan agar manfaatnya dapat benar-benar dirasakan.
Linda Trismi A Hadir sebagai Narasumber
Dalam kegiatan ini, Linda Trismi A hadir sebagai narasumber untuk mendukung pembahasan mengenai pengembangan UMKM melalui pendekatan yang relevan dengan kebutuhan usaha masa kini.

Kehadiran narasumber menjadi bagian penting dalam memberikan wawasan kepada peserta mengenai tantangan dan peluang pengembangan usaha. Melalui kegiatan workshop, peserta diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang lebih luas tentang pentingnya menyesuaikan strategi usaha dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan pasar.
Pengembangan UMKM di era digital tidak hanya membutuhkan kemampuan memasarkan produk, tetapi juga kecakapan dalam mengelola usaha, membangun kepercayaan konsumen, dan menjaga kualitas layanan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas pelaku usaha dan penguatan pengetahuan menjadi langkah penting untuk mendukung keberlanjutan UMKM.
Transformasi Digital Harus Diimbangi Teknologi yang Aman dan SDM Berintegritas
Salah satu poin penting yang menjadi perhatian dalam kegiatan ini adalah tantangan keamanan teknologi dan kesiapan sumber daya manusia di tengah meningkatnya aktivitas digital. Pengalaman mengenai risiko keamanan pada sektor perbankan, termasuk isu pembobolan yang disinggung dalam pembahasan, menjadi pengingat bahwa pemanfaatan teknologi harus diimbangi dengan sistem pengamanan yang memadai dan sumber daya manusia yang kompeten.
Penguatan teknologi saja tidak cukup apabila tidak disertai integritas pengelolanya. Dalam dunia usaha, kepercayaan merupakan modal penting untuk membangun hubungan dengan konsumen, mitra, dan pemangku kepentingan lainnya. Pelaku UMKM perlu memastikan bahwa produk dan layanan yang ditawarkan didukung oleh kejujuran, tanggung jawab, serta komitmen terhadap kualitas.
Pesan tersebut relevan bagi UMKM yang mulai memanfaatkan pemasaran digital dan transaksi daring. Kemampuan menawarkan produk perlu berjalan beriringan dengan integritas dalam memberikan informasi, memenuhi pesanan, menjaga data pelanggan, dan mempertahankan kepercayaan pasar.
Mendorong UMKM yang Adaptif dan Berkelanjutan
Melalui Workshop “Smart UMKM”, FEBI UIN STS Jambi mendorong pentingnya sinergi antara pengetahuan akademik, pemanfaatan teknologi, dan praktik usaha yang bertanggung jawab. UMKM diharapkan tidak hanya mampu mengikuti tren digital, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengelola usaha secara lebih efektif, aman, dan berkelanjutan.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen FEBI Berdampak dalam menghadirkan program yang berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat. Dengan keterlibatan perguruan tinggi, mahasiswa, dan pelaku usaha, pengembangan UMKM diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi daerah.
Pada akhirnya, konsep Smart UMKM bukan sekadar tentang penggunaan teknologi dalam berusaha, melainkan juga tentang membangun pola pikir yang adaptif, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menjaga integritas, dan menciptakan dampak yang dapat dirasakan dalam jangka panjang. Melalui kegiatan ini, FEBI UIN STS Jambi terus berupaya menghadirkan kontribusi nyata bagi mahasiswa, masyarakat Jambi, dan pengembangan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi.



Bagikan: