(KSEI) Al-Fath FEBI Launching Obrolan Seputar Ekonomi Syariah (OBSESY)

FEBI- Humas Berita Online Alhamdulillah, telah terlaksananya launching kajian rutin divisi keilmuan Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Al-Fath. Kajian ini memiliki nama yaitu OBSESY (Obrolan Seputar Ekonomi Syariah). Kajian ini bertujuan untuk menambah wawasan khususnya kepada mahasiswa terkait ekonomi Islam yang nantinya dapat menjadi modal ilmu bagi mahasiswa saat belajar di bangku perkuliahan. Pada launching kajian OBSESY ini kami mengangkat tema yaitu “Mengkaji Boikot Produk Pro Israel Dari Sudut Pandang Ekonomi Islam dan Implikasinya Terhadap Perekonomian Indonesia”.

Pemboikotan produk pro Israel menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat khusunya Indonesia. Konflik antara Israel dan Palestina yang menelan banyak korban jiwa membuat warga di seluruh belahan dunia membuat gerakan pemboikotan terhadap produk-produk pendukung Israel. Sejumlah perusahaan yang menjadi sasaran pemboikotan mulai ketarketir ketakutan. Sebab pelanggan mereka memilih beralih pada produk merek lain yang kontra terhadap Israel, hal ini mempengaruhi pada pendapatan perusahaan tersebut.

Boikot terhadap produk-produk pro Israel merupakan suatu bentuk ekspresi solidaritas dan penolakan terhadap kebijakan yang dianggap merugikan masyarakat Palestina. Dalam konteks ekonomi Islam, boikot ini bukan hanya sekadar tindakan politik, namun juga menjadi refleksi dari nilai-nilai ekonomi dan moral yang dianut oleh umat Islam. Seperti yang diketahui, beberapa produk yang terafiliasi dengan Israel mengalami dampak aksi boikot ini. Dalam kajian ini, yang akan dibahas adalah bagaimana boikot dalam pandangan ekonomi Islam apakah diperbolehkan? Dan adakah dampaknya terhadap perekonomian Indonesia?

Launching OBSESY ini di hadiri oleh 2 narasumber yang dapat menjawab pertanyaan terkait tema yang diangkat yaitu Bapak Prof. Dr. Amri Amir, S.E., M.S (Ketua IAEI Provinsi Jambi) dan Bapak M. Maulana Hamzah, S.E.I., M.M (Dosen FEBI UIN STS Jambi) dan di moderatori oleh Ibu Nova Erliyana, S.E., M.E (Dosen FEBI UIN STS Jambi). Launching OBSESY ini dibuka secara resmi oleh Dekan FEBI UIN STS Jambi yiatu Ibu Dr. Rafidah, S.E., ME.I. Kegiatan ini dihadiri oleh 130 orang peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota KSEI Al-Fath UIN STS Jambi, akademisi dan umum.

Pada launching OBSESY ini dijelaskan oleh pemateri bahwa pemboikotan diperbolehkan di dalam Islam sebagaimana Fatwa Nomor 83 Tahun 2023 tentang hukum dukungan terhadap perjuangan Palestina yang menegaskan bahwa mendukung agresi Israel ke Palestina hukumnya haram. Pemboikotan yang dilakukan di Indonesia berdampak terhadap pendapatan beberapa perusahaan seperti KFC, Aqua, Nestle Indonesia, dan Pizza Hut. Pada tahun 2023 diketahui bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) Israel terjadi penurunan sebesar 19,4 persen. Boikot berdasarkan riwayatnya hanya berdampak jangka pendek, belum memberi efek jangka panjang terutama bagi perusahaan multinasional. Maka diperlukannya gerakkan massif yang konsisten untuk terus mempromosikan gerakan boikot.

Berikut berita acara yang dapat disampaikan, semoga dengan narasi ini dapat menambah wawasan mengenai boikot produk pro Israel dari sudut pandang ekonomi Islam dan implikasinya terhadap perekonomian Indonesia. Kami dari Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Al-Fath mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang telah mendukung acara ini. Kami menyadari dalam pelaksanaannya masi terdapat banyak kekurangan, oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat kami hargai guna membantu kami dalam meningkatkan kualitas pada program kerja yang akan kami jalankan selanjutnya.

Penulis: (KSEI) Al-Fath

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bantuan terkait lift:
0821-7697-5982

Humas UIN STS Jambi:
0811-7467-899