
Jambi, — Rangkaian kegiatan Cetar 10 FEBI yang menjadi bagian dari 1st International Conference on Islamic Economics & Business (ICoIEB) 2025 berhasil mencatatkan capaian strategis dalam penguatan jejaring kerja sama akademik. Pada momentum ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi memfasilitasi penandatanganan 23 Nota Kesepahaman (MoU) antar universitas dan 29 Perjanjian Kerja Sama (MoA) di tingkat fakultas.
Kolaborasi ini melibatkan berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) serta beberapa universitas mitra di Indonesia, yang sepakat untuk memperluas kerja sama di bidang tridarma perguruan tinggi: pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan internasionalisasi fakultas.
Dekan FEBI UIN STS Jambi, Dr. Rafidah, S.E., M.EI., CCIB, menyampaikan bahwa keberhasilan menghasilkan 52 dokumen kerja sama ini merupakan bukti bahwa Cetar 10 FEBI tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum strategis untuk memperkuat ekosistem akademik FEBI di tingkat nasional dan internasional. “Kerja sama ini adalah komitmen bersama untuk mendorong FEBI Indonesia menjadi lebih kolaboratif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global. MoU dan MoA ini akan menjadi fondasi penting dalam mendorong mobilitas akademik, riset bersama, dan berbagai program inovatif lainnya,” ujarnya.
MoU antar universitas mencakup komitmen pembangunan jejaring institusional lintas provinsi, sedangkan MoA antar fakultas memperkuat kerja sama implementatif seperti pertukaran dosen dan mahasiswa, konferensi ilmiah, joint research, peningkatan publikasi, pengembangan kurikulum, serta program kolaborasi internasional.
Dengan terselenggaranya penandatanganan 23 MoU dan 29 MoA ini, FEBI UIN STS Jambi menegaskan perannya sebagai pusat kolaborasi nasional dalam pengembangan ekonomi dan bisnis Islam yang inovatif dan berdaya saing global. Rangkaian Cetar 10 FEBI kembali menunjukkan bahwa kerja sama menjadi kunci dalam menciptakan akselerasi kemajuan akademik di era transformasi digital dan green technology.




