PBAK 2026 Menggelegar! 369 Mahasiswa Baru Disambut Hangat dan Antusias oleh Civitas Akademika FEBI
Jambi, 07 September 2026 — Semangat dan keceriaan mewarnai pelaksanaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun 2026 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi. Sebanyak 369 mahasiswa baru resmi menjadi bagian dari keluarga besar FEBI dan disambut dengan penuh antusias oleh seluruh civitas akademika fakultas.


Penyambutan mahasiswa baru tersebut menjadi momentum istimewa bagi FEBI UIN STS Jambi. Tidak hanya menjadi gerbang awal bagi mahasiswa untuk mengenal dunia perguruan tinggi, PBAK juga menjadi ruang untuk membangun kedekatan, memperkenalkan budaya akademik, serta menanamkan nilai-nilai yang akan menjadi bekal mahasiswa selama menjalani perjalanan pendidikan di FEBI.
Antusiasme terlihat dari keterlibatan civitas akademika dalam menyambut para mahasiswa baru. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan mewarnai rangkaian kegiatan, menciptakan kesan pertama yang positif bagi 369 mahasiswa yang akan memulai perjalanan akademiknya di lingkungan FEBI UIN STS Jambi.
Bagi mahasiswa baru, memasuki perguruan tinggi merupakan sebuah babak baru. Mereka tidak hanya akan berhadapan dengan dunia pembelajaran yang lebih luas, tetapi juga akan bertemu dengan teman-teman dari berbagai latar belakang, karakter, pengalaman, dan cara berpikir yang berbeda.
Dekan FEBI: Bangun Silaturahmi, Jangan Hanya Kumpulkan Nilai
Dekan FEBI UIN STS Jambi, Dr. Rafidah, S.E., M.E.I., dalam pesannya kepada mahasiswa baru mengangkat tema “Sinergi: Silaturahmi dan Energi Generasi Z Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.” Ia menekankan bahwa kehidupan mahasiswa tidak cukup hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus diiringi kemampuan membangun relasi dan menjaga hubungan baik dengan sesama.

Menurutnya, silaturahmi merupakan salah satu kekuatan penting dalam perjalanan mahasiswa. Mahasiswa didorong untuk mampu berkomunikasi dengan baik, menghargai perbedaan, bekerja sama, membangun jejaring, saling membantu, serta menjaga hubungan yang baik dengan orang lain.
“Jangan hanya mengumpulkan nilai selama kuliah. Kumpulkan juga relasi, pengalaman, dan kepercayaan,” pesan Dr. Rafidah kepada mahasiswa baru.
Ia mengingatkan bahwa hubungan yang dibangun sejak bangku kuliah dapat menjadi bagian penting dari perjalanan mahasiswa di masa mendatang. Teman yang saat ini duduk bersama di ruang perkuliahan dapat menjadi mitra bisnis, kolega profesional, pemimpin organisasi, pengambil kebijakan, bahkan menjadi orang yang membuka berbagai peluang di masa depan.
Generasi Z FEBI Harus Punya Energi untuk Bergerak
Lebih lanjut, Dr. Rafidah mengajak mahasiswa baru untuk menyadari keunggulan sekaligus tantangan sebagai Generasi Z. Mahasiswa saat ini tumbuh di tengah perkembangan internet, media sosial, kecerdasan buatan, teknologi digital, serta perubahan yang berlangsung sangat cepat. Generasi Z memiliki kemampuan beradaptasi dengan teknologi, memperoleh informasi dengan cepat, berpikir kreatif, menyampaikan pendapat, serta membangun jaringan. Namun, potensi tersebut harus diarahkan menjadi kekuatan yang produktif.

Menurutnya, tantangan generasi saat ini bukan lagi sekadar bagaimana memperoleh informasi, melainkan bagaimana memilih informasi yang benar, berpikir kritis, menggunakan teknologi secara bertanggung jawab, dan menjadikan teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan produktivitas. Karena itu, mahasiswa FEBI didorong untuk tidak berhenti sebagai konsumen teknologi. Generasi Z FEBI harus mampu menggunakan, mengembangkan, dan menciptakan nilai melalui teknologi.
Tiga Kekuatan Mahasiswa FEBI
Dalam pesannya, Dekan FEBI juga menekankan tiga kekuatan yang perlu dimiliki mahasiswa selama menempuh pendidikan, yakni Intellectual Energy, Social Energy, serta Spiritual and Ethical Energy.
Intellectual Energy mengajarkan mahasiswa untuk memiliki semangat belajar yang tidak berhenti ketika perkuliahan selesai. Mahasiswa harus terbiasa membaca, berdiskusi, bertanya, menganalisis, membandingkan, serta berani mempertanyakan sesuatu secara akademik. Di tengah perkembangan kecerdasan buatan, kemampuan memahami masalah, berpikir kritis, mengambil keputusan, dan menciptakan solusi menjadi semakin penting.
Selanjutnya, Social Energy menekankan pentingnya kemampuan berkolaborasi. Menurut Dr. Rafidah, hampir seluruh persoalan besar saat ini membutuhkan kerja sama. Bisnis, ekonomi, organisasi, kewirausahaan, hingga inovasi tidak dapat berkembang tanpa kolaborasi. Karena itu, mahasiswa perlu membangun kemampuan berkomunikasi, bekerja dalam tim, mendengarkan, menghargai pendapat orang lain, serta menyelesaikan perbedaan secara dewasa.
Sementara itu, Spiritual and Ethical Energy menjadi kekuatan yang tidak kalah penting bagi mahasiswa FEBI. Sebagai mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, keilmuan yang dipelajari harus berjalan seiring dengan nilai dan etika Islam.
Kecerdasan harus disertai integritas, inovasi harus memiliki arah dan etika, serta kesuksesan harus dibangun melalui proses yang benar, halal, bertanggung jawab, dan memberikan manfaat.
Melalui PBAK 2026, FEBI UIN STS Jambi ingin memastikan bahwa kedatangan 369 mahasiswa baru bukan sekadar bertambahnya jumlah mahasiswa, tetapi menjadi hadirnya energi baru yang akan ikut menghidupkan lingkungan akademik, organisasi, kreativitas, inovasi, dan prestasi di lingkungan fakultas.
Dengan semangat Sinergi, FEBI UIN STS Jambi menyambut 369 mahasiswa baru untuk memulai perjalanan akademik mereka dengan membangun silaturahmi, mengembangkan potensi, memperkuat kemampuan intelektual dan sosial, serta menjadikan nilai-nilai spiritual dan etika sebagai landasan dalam meraih kesuksesan.
Selamat datang 369 mahasiswa baru FEBI UIN STS Jambi. Semangat baru telah dimulai. Saatnya belajar, berkolaborasi, berprestasi, dan tumbuh menjadi generasi unggul yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama.



Bagikan: