Review Kurikulum Berskala Internasional, FEBI UIN Sutha Jambi Hadirkan  Pembicara  dari Mindanao State University Philippines  dan Chulalongkorn University Thailand

Kebutuhan terhadap perubahan dan pengembangan kurikulum , Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sutha Jambi mengagendakan review kurikulum Program Studi menuju arah internasional. Hal ini didorong untuk merespons internasionalisasi pengelolaan perguruan tinggi . Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa kurikulum yang digunakan tetap relevan dengan perkembangan terbaru di bidang ekonomi dan bisnis Islam secara Nasional maupun Internasional.

Dekan FEBI, Dr. Rafidah, M.E.I menyampaikan, Hasil dari kegiatan review ini diharapkan akan memberikan masukan berharga untuk pengembangan kurikulum yang lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan global. FEBI berharap bahwa dengan pengoptimalan kurikulum ini, mereka dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademis tetapi juga memiliki kepekaan terhadap nilai-nilai etika dan moral dalam praktik ekonomi Islam.

Dalam aspek peninjauan kurikulum ini, FEBI UIN Sutha Jambi  menghadir empat Profesor dari dua  negara yaitu Prof.Dr  Anwar Radiamoda, Prof. Jawab Salic, Prof Shahid Manalundong dari Mindanao State University Philippines, dan  Prof. Dr. Arifeen Yama dari  Chulalongkorn University Thailand  Malaya memberikan review sekaligus masukan dalam peninjauan Kurikulum  Fakultas  dari aspek internasionalisasi.

Pelaksanaan peninjauan visi dan misi berlangsung secara online menggunakan  Zoom Meeting  tanggal 15 Februari 2024 yang dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Program Studi, Kabag di lingkungan FEBI UIN Sutha Jambi.

Beberapa masukan dari reviewer yaitu  Prof. Jawab Salic dalam reviewnya memberi masukan agar dalam menyusun kurikukum harus relevan dengan Visi Misi UPPS dan sesuai  dengan tuntutan pasar global.  Sehingga mampu beradaptasi dan memberikan kontribusi positif di tingkat  Nasional maupun internasional, senada dengan itu, Prof. Arifeen Yama juga memberikan masukan agar dalam kurikulum  juga  berfokus pada kolaborasi internasional antar negara, membahas isu-isu terkini terkait “perilaku islami” masyarakat. Prof. Anwar juga memberi masukan agar dalam kurikulum sebaiknya berkaitan dengan konsep praktik Ekonomi bisnis Islam yang berkembang saat ini. Prof Shahid memberikan pendapat  agar Kurikulum  sebaiknya menyesuaikan dengan kondisi sekitar, sebelum menetapkan target internasional, institusi pendidikan harus peka dengan isu di lingkup nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bantuan terkait lift:
0821-7697-5982

Humas UIN STS Jambi:
0811-7467-899