Studium Generale FEBI UIN STS Jambi: Penguatan Manajemen Risiko dalam Mewujudkan Good Government Governance

Jambi, 19 November 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi menyelenggarakan kegiatan Studium Generale dengan tema “Penguatan Manajemen Risiko dalam Mewujudkan Good Government Governance.” Acara ini menghadirkan narasumber nasional, Dr. Faisal Ali Hasyim, SE, M.Si, CA, CSEP, QIA, CGCAE, Staf Ahli Menteri Agama Bidang Hukum dan HAM sekaligus Praktisi Manajemen Risiko Sektor Publik.

Kegiatan berlangsung di lantai 6 Gedung Rektorat UIN STS Jambi dan dihadiri oleh unsur pimpinan fakultas, dosen, mahasiswa, serta tamu undangan lainnya.

Sambutan Dekan FEBI UIN STS Jambi

Dekan FEBI UIN STS Jambi, Dr. Rafidah, S.E., M.EI, membuka kegiatan dengan penuh apresiasi terhadap penyelenggaraan Studium Generale ini sebagai bagian dari komitmen fakultas dalam meningkatkan kualitas akademik dan memperluas wawasan mahasiswa.

“Penguatan manajemen risiko adalah aspek penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Mahasiswa FEBI harus memahami dinamika governance modern dan memiliki kompetensi yang relevan dengan tuntutan sektor publik saat ini. Melalui kegiatan ini, kami berharap wawasan tersebut dapat semakin diperdalam,” ujar Dr. Rafidah dalam sambutannya.

Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan akademik seperti ini merupakan langkah nyata FEBI dalam mempersiapkan generasi yang siap berkontribusi pada peningkatan tata kelola di berbagai sektor.

Pokok Materi yang Disampaikan

Dalam pemaparannya, Dr. Faisal Ali Hasyim menyoroti berbagai aspek penting manajemen risiko dan governance di sektor publik. Beberapa materi utama yang disampaikan meliputi:

1. Skandal Akuntansi di AS: Pemicu Urgensi Governance

Beliau menyinggung beberapa skandal keuangan berskala besar di Amerika Serikat yang menjadi pemicu meningkatnya kesadaran global tentang pentingnya pengawasan, akuntabilitas, dan manajemen risiko dalam organisasi.

2. Perkembangan Akuntabilitas Keuangan Pemerintah

Dr. Faisal menjelaskan bagaimana evolusi standar akuntabilitas pemerintah menuntut adanya transparansi yang lebih kuat dan sistem pelaporan yang lebih akurat dalam pengelolaan keuangan negara.

3. Urgensi Manajemen Risiko di Sektor Publik

Beliau menegaskan bahwa tanpa perencanaan dan mitigasi risiko yang baik, organisasi pemerintah akan rentan terhadap kegagalan program, penyimpangan anggaran, hingga menurunnya kualitas pelayanan publik.

4. Strategi Penguatan Manajemen Risiko Sektor Publik

Beberapa strategi penting yang dipaparkan di antaranya integrasi risiko dalam proses perencanaan, penguatan pengendalian internal, peningkatan kapasitas SDM, serta pemanfaatan teknologi dalam proses monitoring.

5. Skill atau Kompetensi yang Dibutuhkan Saat Ini

Penekanan khusus diberikan pada pentingnya generasi muda memiliki critical thinking, literasi digital, pemahaman risiko, kemampuan analisis, serta integritas dalam menghadapi tuntutan profesi masa depan.

Penutup

Studium Generale ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman mahasiswa FEBI tentang pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik serta peran strategis manajemen risiko dalam sektor publik. FEBI UIN STS Jambi terus berkomitmen menghadirkan kegiatan ilmiah yang inspiratif dan relevan demi meningkatkan kualitas lulusan yang kompeten dan berintegritas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bantuan terkait lift:
0821-7697-5982

Humas UIN STS Jambi:
0811-7467-899